Kamis, 07 April 2016

Telling My Experience

In posting this time I will tell my experience odd semester during the holidays. On this short vacation I'm having a lot of experience. my vacation time is indeed not too exciting, but very memorable.
Odd semester holidays yesterday I spent more to walk the streets, that time I went swimming, watching movies or just way way in order for the holidays does not feel boring. But not infrequently also I just spend my time just to watch tv at home and help mothers deal with all kinds of homework.
But the most memorable vacation for me is when the holiday yesterday I can stay atone of my friend room is located in bogor. She is my friend during HIGH SCHOOL used to be, but now he is enrolled in one of the universities in Bogor. That time I only three because my other friends occupied with their affairs.
To go there I use the train so fast to the goal. I have agree with my other friends to meet in Bogor station. The first day there, me and my friends went to the Bogor botanical gardens, because I had very a long time ago not to go there. There I was just a way to find the best spot to take pictures with a good background. The time of Zuhr prayer in our mushollah are there at once to rest. After a break we returnwalking the road to not feel the time is in the afternoon. Since it was already late in the afternoon we decided to go home to my friend room. There I rest and bathe our definitely not forgotten tells the story of our respective stories. At night we walk the road again around room, and came to the us at a cafe in Bogor. There we came back telling stories and spend time late into the night until finally we decided to go back to room because we've all been sleepy. Arriving there, we immediately sleep because already weary from morning to evening walking Street. Tomorrow morning we go wrong going wrong because that day we decided to go home.
Although my vacation only briefly but it was very impressive to me, because it's quite fill the void when my odd semester holiday yesterday.


Kamis, 31 Maret 2016

Bahaya Terlalu Sering Menggunakan High Heels

Menggunakan sepatu hak tinggi atau hight heels merupakan keperluan yang tidak dapat dipisahkan untuk sebagian wanita. Delapan dari sepuluh wanita merasa tampil percaya diri dengan menggunakan sepatu hak tinggi. Dengan menggunakan sepatu high heels dapat membuat kaki anda terlihat jenjang dan cantik. Tapi taukah anda ternyata aksesoris tubuh yang satu ini akan menimbulkan pengaruh yang negatif jika anda tidak dapat menempatkan pada waktu yang tepat. Sepatu High Heels akan mengakibatkan tekanan yang tinggi pada permukaan telapak kaki anda sehingga akan memicu metatarsalgia yaitu kondisi sakit yang parah atau kram yang ditimbulkan oleh bagian anterior tulang telapak, biasanya anda akan mengalami nyeri pada bagian tumit dan mata kaki. Penggunaan sepatu high heels dalam waktu yang sering dapat menimpulkan masalah pada kaki anda.
Berikut masalah yang mungkin timbul ketika anda sudah sering menggunakan sepatu high heels dalam segala aktivitas sehari-hari :
·         Otot Tubuh Mengecil
Tubuh yang tidak seimbang yang dihasilkan dari penggunaan sepatu high heels dalam periode yang cukup lama, sehingga akan memicu masalah pada otot-otot tubuh anda. Otot-otot akan mengecil bahkan penelitian menemukan penggunaan sepatu hak tinggi dalam kegiatan sehari-hari akan memperpendek otot kaki anda. Hal ini disebabkan karena sepatu high heels mendorong anda untuk berjalan jinjit.
·         Memicu Tubuh Melengkung
Penggunaan high heels yang terlalu sering akan membuat postur tubuh anda berubah, sehingga terjadi perubahan pada pinggul dan tulang belakang menjadi tidak sejajar, inilah yang menyebabkan tubuh anda terlihat melengkung selain itu juga akan mempengaruhi cara jalan anda ketika anda melepaskan high heels dikehidupan sehari-hari.
·         Penyebab Tumor jinak
Pada dasarnya anda harus menyesuaikan bentuk high heels dengan kaki anda, sehingga anda tampil nyaman. Selain kenyamanan, ternyata bentuk juga sangat mempengaruhi kesehatan anda. Usahakan anda memilih high heels yang tidak akan menimbulkan peyempitan dan tidak terlalu tinggi. Penggunaan sepatu hak tinggi yang sering dengan ketinggian yang berlebih akan mengakibatkan penebalan jaringan saraf pada jari kaki ketiga dan keempat, sehingga menimbulkan rasa nyeri pada jari sehingga memicu tumor jinak.
·         Resiko sering Keseleo
Untuk anda yang memang sering menggunakan high heels pada setiap aktivitas anda sebaiknya dibatasi baik dari lama waktu penggunaan atau juga ketinggian. Tidak semua high heels memberikan kenyaman untuk kegiatan anda, diantaranya ketidaknyaman diakibatkan karena tumpuan hanya pada ujung kaki sehingga membuat anda kesulitan untuk bebas bergerak dan jika dipaksakan beraktivitas ekstra akan menyebabkan keseleo pada pergelangan kaki.
·         Gangguan Kesehatan Untuk Ibu Hamil
Ibu hamil batasi penggunaan sepatu hak tinggi, jika memang kegiatan anda mengharuskan penggunaan sepatu hak tinggi usahakan tidak memilih hak yang lebih dari 5 cm, sehingga tubuh anda kesulitan untuk menopang tubuh. Jika anda memaksakan untuk menggunakan sepatu hak tinggi maka dikhawatirkan akan mengakibatkan sakit punggung, hal ini diakibatkan karena ketika sedang hamil akibat adanya peningkatan hormon relaxin yang dihasilkan dari indung telur. Kondisi ini akan lebih parah ketika anda menggunakan sepatu hak tinggi ketika sedang hamil dan memberikan ketegangan pada punggung anda. Keseimbangan karena peningkatan berat badan anda ketika hamil ditakutkan akan mempengaruhi cara jalan anda sehingga mengakibatkan anda keseleo.

Kamis, 24 Maret 2016

Pronouns

Definition of pronouns
In grammar, a pronoun is defined as a word or phrase that may be substituted for a noun or noun phrase, which once replaced, is known as the pronoun’s antecedent. How is this possible? In a nutshell, it’s because pronouns can do everything that nouns can do. A pronoun can act as a subject, direct object, indirect object, object of the preposition, and more. Without pronouns, we’d have to keep on repeating nouns, and that would make our speech and writing repetitive, not to mention cumbersome. Most pronouns are very short words. Examples include:
·         He
·         She
·         They
·         It
·         We
·         Who
As mentioned, pronouns are usually used to replace nouns, however they can also stand in for certain adverbs, adjectives, and other pronouns. Anytime you want to talk about a person, animal, place or thing, you can use pronouns to make your speech or writing flow better.
Types of Pronouns
Pronouns can be divided into numerous categories including:
Indefinite pronouns – those referring to one or more unspecified objects, beings, or places
Personal pronouns – those associated with a certain person, thing, or group; all except you have distinct forms that indicate singular or plural number
Reflexive pronouns – those preceded by the adverb, adjective, pronoun, or noun to which they refer, and ending in –self or –selves
Demonstrative pronouns – those used to point to something specific within a sentence
Possessive pronouns – those designating possession or ownership
Relative pronouns – those which refer to nouns mentioned previously, acting to introduce an adjective (relative) clause
Interrogative pronouns – those which introduce a question
Reciprocal pronouns – those expressing mutual actions or relationship; i.e. one another
Intensive pronouns – those ending in –self or –selves and that serve to emphasize their antecedents
Examples of Pronouns
We are going on vacation.
Don’t tell me that you can’t go with us.
Anybody who says it won’t be fun has no clue what they are talking about.
These are terribly steep stairs.
We ran into each other at the mall.
I’m not sure which is worse: rain or snow.
It is one of the nicest Italian restaurants in town.
Richard stared at himself in the mirror.
The laundry isn’t going to do it self.
Sumber :
googleweblight.com/?lite_url=http://www.gingersoftware.com/content/grammar-rules/pronouns-2/&ei=dLLp3NQB&lc=id-ID&s=1&m=398&host=www.google.co.id&ts=1458875341&sig=APY536yQh62T6yIU2CA-oXFb5kDpvityYw


Minggu, 13 Maret 2016

Subject, Verb, Complement, Modifier

SUBJECT
The subject of a sentence is the noun, pronoun or noun phrase that precedes and governs the main verb. The subject is the part of the sentence that performs an action or which is associated with the action.
For example:
1.       He is a really nice guy.
 "He" is the subject of the sentence, controlling the verb and the complement.
2. My dog attacked the burglar.
* "My dog" is the subject, controlling the verb and the rest of the sentence.
3.  David plays the piano
* The subject "David" performs the action of "playing the piano".
4. The police interviewed all the witnesses.
* The subject the police performs the action of interviewing all the witnesses.
VERBS
Verbs are a class of words used to show the performance of an action (do, throw, run), existence (be), possession (have), or state (know, love) of a subject. To put it simply a verb shows what something or someone does.
For example:
1. Paul rides a bicycle.
* Here, the verb rides certainly denotes an action which Paul performs - the action of riding a bicycle.
2. We buy some books to learn English verbs.
* In this example, the action word is "to buy". It tells us that the subject "we", that is the person who performs the action of the verb is "buying some books".
3. Jimmy playing football
* the action word is “playing”
COMPLEMENT
Complement can often be confused with the Object. While the Subject and Object of a clause, in the vast majority of cases, refer to different entities, the Complement gives more information about either the Subject or the Object. As with the Subject and Object elements, there is only one grouping or phrase which is considered to be the Complement of a clause.
For example :
1.       Bill hit Harry.
*Bill is a policeman.
2.  The camel carried the load.
*The camel smells awful.
3.  A car hit the lamp post.
*A car was what she wanted for her birthday.
MODIFIER
Tells the time, place or manner of the action. Very often it's a prepositional phrase. Prepotional phrase is a group of words that begins with a preposition and ends with a noun.
Example of prepositional phrases :
In the morning, at university, on the table
A modifier can also be an adverb or an adverbial phrase :
Last night, hurriedly, next year, outdoors, yesterday
Example :
1.       John bought a book at the bookstore
(modifier place)
2.       Jill was swimming in the pool yesterday
(modifier of place)(modifier of time)
3.       Mery was driving car in the street
(modifier of place)

Sumber :
http://yebeblog.blogspot.com/2009/12/subject-verb-complement-modifier.html

http://nurazmilubis.blogspot.com/2015/04/subject-verb-complement-and-modifier.html

Senin, 07 Maret 2016

Telling About Yourself

Hello everybody,
I would like to introduce my self, My name is Amelia Sri Astuti, I’m usually to be called amel. I was born in Jakarta 9 Januari 1996, I’m 20 years old. My family and I live at Depok, Jawa Barat. My religion is moslem . I have two sisters , they are retno and anty.
I’m student of economy of gunadarma university, I’ve been a student of  gunadarma university since 2011. My hobby is reading, travelling, watching movie and shopping. I really love travelling because it can refresh my mind on the sidelines during busy time collage.

I hope will be a successful person and make my parent proud of me, Amin. Well that’s my introduction this time.

Minggu, 17 Januari 2016

Curiculum Vitae

A.      Manfaat Curiculum Vitae
Manfaat curiculum vitae adalah menjelaskan keterangan diri, informasi diri, data diri dan sebagainya. Dengan CV, setiap orang yang membaca dan memeriksa CV seseorang akan dapat mengetahui dan menelaah setiap orang dari informasi diri yang telah diberikan, serta dapat memberikan gambaran seseorang melalui kegiatan – kegiatan atau dari spesifikasinya dalam pendidikan dan berorganisasi. Dengan kata lain manfaat CV menjelaskan kriteria diri dalam bentuk teks.

B.      Susunan Curiculum Vitae
1. Data Pribadi
Bagian ini berisi nama, alamat, agama, email, nomor telepon dan identitas pribadi lainnya.
2. Pendidikan
Bagian ini menjelaskan latar belakang pendidikan dan berhubungan dengan pekerjaan yang dituju. Pada umumnya, banyak yang  membuat CV menjelaskan dari TK (Pendidikan paling dasar), SD, SMP sampai perguruan tinggi (Pendidikan terakhir).
3. Pengalaman Kerja
Bagian ini adalah bagian yang paling dilihat oleh perekrut kerja. Pengalaman kerja memberikan gambaran apakah seorang kandidat sudah memiliki jam terbang yang cukup atau masih terbatas. Rekruter juga bisa menentukan apakah kandidat dapat segera menyesuaikan diri di organisasi yang baru atau apakah dia butuh penyesuaian yang panjang.
4. Skill Yang Dimiliki
Seharusnya pada bagian ini perlu dijelaskan dalam CV skill apa saja yang telah dimiliki sebagai proses belajar maupun pengalaman dari pekerjaan sebelumnya. Dan dibuat dalam bentuk yang meyakinkan dan informatif.
5. Training Yang Pernah Diikuti
Untuk lebih meyakinkan lagi, perlu memasukkan daftar training yang pernah diikuti sebelumnya untuk memberi gambaran sejauh mana pemilik CV telah berkembang dan wawasan apa saja yang sudah dimiliki.
6. Prestasi
Ini adalah bagian yang penting disamping pengalaman kerja yang menjelaskan keunikan, kelebihan dan presetasi sebagai individu sekaligus pencapaian di bidang tertentu.
7. Kegiatan Ekstrakurikuler/Kemasyarakatan
Selain hal-hal yang berhubungan langsung dengan pekerjaan. Pada CV juga perlu memberikan sedikit gambaran kegiatan yang dilakukan di masyarakat. Ini akan menunjukkan bahwa pemilik CV bisa membagi waktu dan memiliki hubungan sosial  yang lebih luas, tidak hanya sebatas di lingkungan pekerjaan. 

C.      Isi Curriculum Vitae

DAFTAR RIWAYAT HIDUP
Data Pribadi :
Nama                                    : Natalia Amanda
Tempat, Tanggal Lahir    : Jakarta ,01 Nopember 1982
Jenis Kelamin                     : Perempuan
Agama                                  : Islam
Kewarganegaraan                           : Indonesia
Alamat                                  : Jl. Kramat Batu No. 10
                                                   Gandaria Selatan,  Jakarta Selatan 12420
Telephon                             : 021 6523987 (rumah)
                                                  0812 222 5555 (HP)
Latarbelakang Pendidikan
Formal
1996 – 1999 : SMP 30, Jakarta
1999 – 2002 : SMK 28 Jakarta Jurusan Administrasi Perkantoran
2002 – 2005 : LP3I, Jakarta
Non Formal
1999 – 1999 : Kursus Komputer di Bina Informatika Nusantara, Jakarta
1999 – 2000 : Kursus Bahasa Inggris di LIA, Jakarta
2002 – 2003 : Kursus Akuntansi di Lembaga PAPP
Kemampuan
 Kemampuan Akuntansi (Accounting) dan Administrasi. Journal printing & Calculation, Ledger, Salary Calculation, Project Data Updating, Teller, Petty Cash Payroll & Calculation, Inventory Controls)
Kemampuan Komputer (MS Word, MS Excel, MS PowerPoint, MS Access, MS Outlook dan Internet), Memahami Sistem Perpajakan.

Pengalaman Kerja
Praktek Kerja Lapangan:
Praktek Kerja di  : PT. Astra Internasional, Jakarta
Periode                : April 2000 – June 2001
Tujuan                 : Persyaratan kelulusan SMK 28 Jakarta
Posisi                   : Adminsitrasi

Rincian Pekerjaan:
- Mengupdate data konsumen
- Mengatur jadwal pertemuan dengan konsumen
- Menyiapkan surat-surat pernawaran untuk konsumen
- Menyiapkan tagihan

Bekerja di PT. Andess Coklat Mandiri Sejahtera,  Jakarta
Periode       : Januari 2002 - Mei 2007
Status         : Karyawan Tetap
Posisi         : Staf Finance

Rincian pekerjaan :
- Melakukan surat menyurat bisnis
- Menerbitkan dan menerima faktur dari pemasok
- Mengelola kas kecil
- Mengontrol persediaan peralatan kantor
- Penggajian (payroll)

Demikian riwayat hidup ini saya buat dengan sebenarnya.
Jakarta, 10 Agustus 2013

Natalia Amanda
Sumber :
http://alivikry.blogspot.co.id/2014/06/curriculum-vitae-cv.html

http://ghozianrahmanaputra.blogspot.co.id/2013/07/tugas-softskill-curriculum-vitae.html

Surat Menyurat

A.    Pengertian Surat
Surat merupakan suatu sarana komunikasi tertulis untuk menyampaikan informasi, pernyataan atau pesan kepada pihak lain yang mempunyai keperluan kegiatan dengan bentuk tertentu. Dengan demikian surat membawa informasi, pernyataan atau pesan yang diharapkan informasi itu akan tersampaikan kepada yang dituju oelh penulis surat.
Apabila ditinjau dari sifatnya, surat adalah jenis karangan paparan, sebab pengirim surat mengemukakan maksud dan tujuannya, menjelaskan apa yang dipikirkannya dan dirasakannya melalui surat. Berbeda halnya jika ditinjau dari wujud penuturannya, surat merupakan percapakan tertulis, dari seseorang kepada seseorang, dari seseorang kepada lembaga, dari lembaga kepada seseorang, atau dari lembaga ke lembaga. Apabila ditinjau dari fungsinya, surat merupakan sarana komunikasi tertulis. Komunikasi tersebut dapat berupa pengumuman, pemberitahuan, keterangan dan sebagainya.

B.    Fungsi Surat
Surat merupakan salah satu sarana komunikasi berbahasa tulisan. Dari berbagai jenis surat yang biasa digunakan dapat dikelompokan kedalam beberapa fungsi surat sebagai salah satu sarana dalam kegiatan berbahasa tulis, sebagai berikut:
1.      Sebagai alat komunikasi
Dalam hal ini surat dapat berfungsi untuk menyampaikan informasi. Informasi yang dimaksud dapat berupa pemberitahuan, pernyataan, permintaan, penawaran, laporan usulan, dan sejenisnya.
2.      Sebagai wakil penulis
Pada fungsi ini surat dapat mewakili keinginan penulis, sehingga penulis tidak perlu  bersusah payah untuk bertemu dengan penerima surat, yang mungkin jarak tinggalnya cukup jauh. Harapan dan keinginan penulis cukup diungkapkan dan diwakili oleh surat tersebut
3.      Sebagai alat bukti historis
Surat merupakan wujud kegiatan berbahasa tertulis, sehingga dapat dibedakan sebagai bukti historis. Contohnya ialah surat-surat pada arsip lama yang dapat digunakan sebagai bahan penelitian atau pengkajian guna mengetahui kegiatan atau keadaan suatu intansi atau sesuatu hal pada masa yang lampau.
4.      Sebagai pedoman pelaksanaan kerja
Sebagai wujud tertulis, surat dapat berupa ketentuan atau pedoman bagi pelaksanaan sesuatu. Surat-surat yang dimaksud pada fungsi ini, misalnya surat keputusan, intruksi, surat edaran, dan sebagainya
5.      Sebagai alat pengingat
Surat dapat disimpan dan diamankan, sehingga dapat dijadikan sebagai pengingat apabila terdapat kehilapan terhadap pesan surat. Contoh-contoh surat dalam fungsi ini ialah surat-surat yang diarsipkan dan sewaktu-waktu dapat dibuka lagi untuk mempermudah penyelesaikan suatu masalah atau pekerjaan
6.      Sebagai alat bukti tertulis
Surat dapat dijadikan sebagai bukti tertulis dari sesuatu urusan, sehingga jika terjadi kekeliruan atau kesalahpahaman surat merupakan bukti tertulis. Contohnya, surat perjanjian, surat sewa menyewa, surat jual beli, surat wasiat, dan sebagainya
7.      Sebagai alat untuk memperpendek jarak dan penghemat tenaga
Surat dapat dijadikan medai hantar informasi yang tidak terhambat oleh jarak; dengan surat hambatan jarak tidak menjadi alasan pemborosan energi dan waktu.

C.   Bagian-Bagian Surat
Bagian-bagian surat adalah kelompok-kelompok pada sebuah surat, sehingga susunan surat menjadi jelas, baik, menarik dan sesuai dengan peraturan surat menyurat yang resmi. Penempatan atau letak bagian-bagian surat tergantung pada masing-masing bentuk surat yang dipakai. Masing-masing bagian surat mempunyai kegunaan-kegunaan tertentu diantaranya:
a)      Untuk mengetahui dari perusahaan atau instansi mana surat tersebut dikirimkan.
b)      Untuk mengetahui kota, tanggal dan tahun surat dikeluarkan.
c)      Untuk mengetahui tentang atau perihal apa surat itu dikirimkan.
d)     Untuk mengetahui maksud dan tujuan serta keinginan dan pengirim.
e)      Untuk mengetahui siapa nama dan jabatan penanggung jawab surat   tersebut.
f)       Untuk mengetahui, mungkin ada dokumen  yang dilampirkan yang terkait dengan isi surat.
Sebuah surat terdiri dari bagian-bagian surat yang disusun menurut bentuk atau format tertentu yang telah disepakati. Apabila disebut secara utuh atau menyeluruh, bagian-bagian surat itu terdiri dari:
1)      Kepala Surat.
Setiap surat resmi baik niaga maupun pemerintah pasti mempunyai kepala surat atau kop surat. Kepala surat berfungsi sebagai identitas dari mana surat itu dibuat, siapa yang mengirim surat, dan bisa juga digunakan sebagai alat promosi khususnya untuk surat niaga.
Penulisan kepala surat memang bebas menurut selera dari masing-masing lembaga, akan tetapi untuk surat resmi pemerintah ada aturan baku yang telah digariskan oleh lembaga yang bersangkutan. Aturan baku tersebut antara lain:
a)         Dalam kepala surat harus tercantum: nama lembaga, alamat lembaga, nama kota dimana lembaga itu berada.
b)        Dapat dicantumkan juga logo atau lambang lembaga, nomor telepon, faxcimile, dsb.
c)         Tidak boleh dibuat terlalu besar agar tidak mengganggu keindahan surat.
d)        Penulisan organisasi induk tidak boleh lebih besar dari nama organisasi yang membuat surat.
2)      Tanggal Surat
Ada dua cara penulisan tanggal surat, yaitu:
O    Jika penulisan tanggal surat menggunakan kertas surat yang sudah berkop maka tidak usah menuliskan nama kota.
O    Jika penulisan tanggal surat menggunakan kertas tanpa kop surat, maka nama kota dapat dituliskan.
3)      Nomor Surat
Penulisan nomor surat ditulis lengkap tidak boleh disingkat No. Sebutan kata yang digunakan Nomor bukan Nomer. Nomor ini ditulis sejak nomor satu sampai surat yang dikeluarkan pada hari ini. Hal tersebut akan mempermudah pencarian surat.
4)      Lampiran
Penulisan kata lampiran ditulis utuh tidak disingkat dengan kata Lamp. Lampiran adalah berkas yang disertakan bersama surat yang dikirimkan. Jika menerima surat disebutkan lampiran beserta jumlahnya, maka harus dicek kebenarannya.
5)      Hal atau Perihal
Hal atau perihal adalah bagian yang menunjukkan pokok isi surat. Isi dari hal ini singkat saja, jika agak panjang bisa dijadikan dua atau tiga baris  agar tidak mengganggu format.
6)      Alamat Dalam
Penulisan alamat dalam dapat ditulis sbb:
a)    Penulisan kata Yth. mengikuti orang yang dikirimi surat.
b)   Yang diberikan kata Yth. adalah  orangnya bukan lembaganya.
7)      Salam Pembuka
Salam pembuka ditunjukkan untuk menunjukkan sikap hormat kepada penerima surat. Contoh salam pembuka:
a.    Dengan hormat,
b.    Assalamu’alaikum wr. wb,
8)      Isi Surat
·      Alinea pembuka
Jika kita menulis surat, maka jangan langsung berbicara mengenai pokok suratnya akan tetapi didahului dengan pembukaan yang penemptannya pada alinea pembuka. Contoh alinea pembuka antara lain:
a.    Dengan ini kami beritahukan bahwa .............
b.    Kami beritahukan bahwa ...............................
c.    Berkenaan dengan surat Saudara tanggal ...... Nomor .......
·      Isi surat
Isi surat merupakan inti dari surat. Isi surat harus ditulis secara singkat, jelas, dan sopan.
·      Alinea penutup
Alenia penutup digunakan untuk menyampaikan rasa terima kasih kepada penerima surat.
Contoh:
a.       Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terima kasih.
b.      Atas bantuan Bapak, kami ucapkan terima kasih.
9)      Salam Penutup
Salam penutup tidak begitu penting. Tetapi dalam surat niaga atau surat pribadi sering digunakan seperti:
a.       Hormat kami,
b.      Wa’alaikum salam.
10)  Nama Jabatan
Nama jabatan perlu dicantumkan untuk mengetahui siapa pejabat yang bertanggung jawab terhadap surat tersebut.
Contoh:
a)      Direktur,
b)      Kepala
11)  Nama Terang dan NIP
Nama terang penanda tangan surat penting untuk dicantumkan untuk mengetahui siapa yang bertanggung jawab terhadap isi surat tersebut dan dengan siapa kelak berhubungan jika dikemudian hari membutuhkan tindak lanjut. Jika pejabat tersebut PNS maka perlu juga mencantumkan NIP.
12)  Tembusan
Tembusan adalah surat yang dibuat dengan tindasan kabon ditujukan kepada pihak-pihak yang ada hubungannya dengan isi surat terutama yang menyangkut urusan pembiayaan sebagai akibat dikeluarkannya surat tersebut.
13)  Inisial
Inisial lazim dcantumkan pada surat niaga sedangkan pada surat dinas pemerintah biasanya hanya dicantumkan paraf dari orang yang mengonsep atau membuat surat saja. Apabila pembuat surat tidak mengetik sendiri suratnya, maka perlu mencantumkan singkatan pengetiknya. Contoh: FMI/PP atau fmi/pp.

D.    Contoh Surat

SMA Negeri 1 Jakarta
Jl. Jend. Ahmad Yani No. 1 Jakarta
No. Telp. (021) 6503333

Jakarta, 11 September 2014

No            : 002/SMAN 1 Jakarta/09/2014
Lampiran  : –
Perihal      : Undangan

                                                                                                                                                                                                          Yth. Orang tua / Wali Murid
                                                                                                        Kelas XII SMA Negeri 1
                                                                                                        Jakarta


Dengan hormat,
Dalam rangka meningkatkan pengetahuan para siswa siswi SMAN 1 Jakarta khususnya kelas XIII. Maka melalui surat ini kami selaku badan pendidikan sekolah, bermaksud mengadakan studi lapangan bagi siswa siswi baik kelas IPA di luar sekolah.

Adapun acara tersebut akan kami laksanakan pada :

Hari/Tanggal : Senin, 20 September 2014
Pukul            : 08.00 s.d. 13.00 WIB
Tempat         : Jakarta
Acara           : Penelitian Flora Langka

Demikian surat pemberitahuan ini kami sampaikan, atas segala perhatian dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

                                                                                                                Kepala Sekolah
                                                                                                                SMAN 1 Jakarta
                                                                                                            
 

                                                                                                            Bagito Sumangko, SPd.