Senin, 04 November 2013

Gunung Putri


Gunung putri
Pada zaman dahulu kala di sebuah kerajaan, hiduplah seorang raja dan ratu bersama kedua orang putri mereka. Putri pertama mereka bernama Putri Adeline, Putri Adeline memiliki paras yang cantik jelita tetapi dia memiliki sifat yang sombong. Putri kedua mereka bernama Putri Alice, Putri Alice memiliki paras yang buruk rupa tetapi memiliki hati yang baik. Raja dan Ratu tidak menyangi Putri Alice Karena dia memiliki paras yang buruk rupa. Berbeda dengan Putri Alice, Putri Adeline mendapat kasih sayang yang sangat amat dari Raja dan Ratu.
Putri Adeline memiliki hobi bersolek dan mengumpulkan gaun-gaun yang bagus dan mahal, akan tetapi Putri Alice lebih menyukai hobi berburu di hutan. Suatu hari pada saat Putri Alice sedang berburu di hutan dia melihat seorang pria yang terjebak dibalik semak belukar, Putri Alice segera menolong pria tersebut dengan melepaskan jebakan itu dan mengobati luka yang terdapat di tubuhnya. Pria tersebut sangat berterima kasih kepada Putri Alice, mereka pun saling berkenalan dan bercerita tentang kehidupan masing-masing. Tanpa diketahui oleh Putri Alice ternyata pria tersebut adalah seorang Pangeran, Pangeran tersebut bernama Pangeran  Benny, Pangeran Benny pun tidak mengetahui bahwa Alice adalah seorang Putri. Sejak perkenalan itu sebenarnya Pangeran Benny mulai jatuh cinta kepada Putri Alice, Pangeran Benny tidak pernah melihat paras Putri Alice yang buruk rupa tetapi Pangeran Benny lebih melihat ketulusan hati dari seorang Putri Alice. Semenjak saat itu mereka tidak pernah lagi bertemu.
Sampai suatu hari Raja dan Ratu mencari seorang Pangeran yang tampan untuk menikah dengan Putri Adeline, mereka pun menggelar acara pesta dansa di kerajaan. Pangeran Benny turut hadir dalam pesta tersebut. Saat Putri Adeline melihat Pangeran Benny dia mulai jatuh cinta pada Pangeran itu dan mulai menghampiri untuk mengajak berkenalan, tetapi respon dari Pangeran Benny sangat dingin. Berbeda dengan sikapnya terhadap Putri Adeline, pada saat Pangeran Benny melihat Putri Alice dia segera menghampiri dan bertanya “apakah engkau wanita yang menolongku saat di hutan ?”, Putri Alice pun menjawab “iya memang aku yang menolongmu waktu dihutan itu.” Saat itu juga Pangeran Benny pun mengungkapkan perasaannya kepada Putri Alice.
Saat mengetahui hal tersebut Putri Adeline sangat marah dan mencoba menyingkirkan Putri Alice. Putri Adeline segera memberitahu kedua orang tuanya tentang rencana yang dia ingin lakukan kepada Putri Alice, karena rasa sayang yang amat sangat kepada Putri Adeline, Raja dan Ratu menyetujui rencana Putri Adeline dan segera memerintah bawahannya untuk membuang Putri Alice ketempat yang sangat berhantu di puncak sebuah gunung. Setelah berhasil menyingkirkan Putri Alice, Putri Adeline sangat senang mendengar berita tersebut. Pada saat Pangeran Benny datang untuk melamar Putri Alice, dia tidak melihat tanda-tanda keberadaan Putri Alice, keluarga kerajaan pun menutupi keberadaan Putri Alice yang sebenarnya sudah dibuang ke puncak sebuah gunung berhantu. Pangeran Benny mencari info tentang keberadaan Putri Alice dengan membayar salah satu anggota kerajaan yang ikut membuang Putri Alice ke puncak gunung berhantu, setelah mendapat kabar tersebut Pangeran Benny segera mencari Putri Alice ke gunung tersebut. Setelah berhari-hari mencari akhirnya Putri Alice ditemukan tetapi semuanya sudah terlambat karena Putri Alice telah tiada. Pengeran Benny pun mengubur jenazah Putri Alice puncak digunung. Setelah kejadian itu kerajaan pun mendapat musibah yang sangat besar dan seluruh anggota kerajaan meninggal dalam musibah. sebagai penghormatan atas Putri Alice, masyarakat yang tinggal di pegunungan tersebut sekarang menyebutnya dengan gunung putri.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar